Warga Saling Lapor Penutupan TPS Kupang, DLH Tapin Dilema

 

Rantau, sabanua.com – Penutupan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kelurahan Kupang Kecamatan Tapin Utara ternyata menimbulkan polemik di lapisan masyarakat.

Pasalnya penutupan TPS merupakan usulan warga sendiri, khususnya warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan TPS dan merasa terganggu dengan aroma tidak sedap yang dikeluarkan oleh tumpukan sampah.

Walaupun pihak Dinas Lingkungan Hidup Tapin sebelum ditutup rutin melakukan pengangkutan sampah namun warga merasa terganggu.

Diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab Tapin, H Nordin bahwa penutupan TPS memang keinginan warga yang tempat tinggalnya berdekatan dengan TPS dan merasa terganggu.

“Atas dasar inilah TPS tersebut kami tutup dan di pindahkan ke dekat tugu ranggaman,” ungkapnya.

Di tambahkannya, setelah kami tutup ternyata warga kelurahan Kupang merasa keberatan terkait penutupan TPS tersebut, dikarenakan lokasi TPS yang baru lumayan jauh.

” Lokasi TPS baru dengan yang lama berjarak kurang lebih 1KM,”ul ujarnya.

Untuk itu dirinya meminta ada kerjasama antar warga, khususnya kelurahan Kupang agar dapat membuang sampah ke TPS yang baru.

“Kita harus saling menghormati antar warga masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, salah seorang warga Nida mengatakan sudah 10 hari tumpukan sampah tidak diangkut pihak terkait. Hal ini membuat warga merasa terganggu baik itu karena tumpukan sampahnya maupun aromanya.

“Hampir dua pekan ditutup dan sudah hampir 10 hari sampah tidak diangkut,” ujarnya. (SB02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *