Taji Gasing Boleh Menggunakan Biji Laher, Kontingen Kalsel di Rugikan Dengan Aturan Panitia Fornas

 

Bandung, sabanua.com – Dengan terburu – buru para pegiat Perkumpulan Begasing Seluruh Indonesia (Pergasi) kontingen Kalimantan Selatan lakukan perombakan gasing milik mereka.

Pasalnya pihak bagasing Kalimantan Selatan merasa di rugikan dengan peraturan yang di terapkan oleh pihak penyelenggara di ajang Fornas Jawa Barat 2023.

“Kami sangat dirugikan dengan peraturan yang di tetapkan oleh panitia yakni memperbolehkannya biji laher untuk dijadikan Taji Gasing, pasalnya dalam ketentuan bagasing sejak lama menggunakan paku sebagai Taji,” Ungkap Perwakilan Bagasing Kalimantan Selatan, Zainudin, Kamis 06/07.

Dijelaskannya, dengan menggunakan Biji laher sebagai Taji maka perputaran gasing semakin lama, sedangkan kalau menggunakan Taji dari paku maka semakin lama gasing berputar maka taji akan semakin menancap dan membuat gasing cepat berhenti.

“Hal inilah membuat salah satu pegiat kita dirugikan, yang awalnya skore 4-0 dengan aturan tersebut menjadi kalah,” ungkapnya.

Hal inilah yang mendasari para pegiat kita melakukan perombakan dengan memasang biji laher di gasing milik kontingen Kalsel. Dengan harapan kita dapat bersaing dengan para kontingen lainnya dengan gasing seadanya.

” Walaupun dilakukan perbaikan ditempat, kami berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk mempersembahkan medali untuk kalsel,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kormi Tapin, H Midpay Syahbani mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya melakukan protes kepada pihak panitia, namun pihak panitia tetap kekeuh dengan aturan yang diberlakukan, terlebih beberapa kontingen dari daerah lain mendukung aturan yang diterapkan.

“Hal ini sangat merugikan kontingen kalsel, terlebih hal ini tidak disampaikan dalam technical meeting,” bebernya. (SB02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *