SMKN 2 Rantau Jurusan Kesehatan Akan di Buka Tahun Ajaran Baru

 

Rantau, sabanua.com – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapin.

Kedatangan rombongan ke Tapin tidak lain untuk menindaklanjuti tentang unit sekolah baru di Kabupaten Tapin yakni SMKN 2 Rantau yang beralamat di jalan Terantang. Kamis 14/09/2023 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin.

Kabid Pembinaan SMK, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, Drs Syamsuri mengatakan pada tahun ajaran 2024/2025 nantinya SMKN 2 Rantau akan melakukan proses penerimaan perserta didik baru untuk dua jurusan yakni Kecantikan dan Kesehatan.

“SMKN 2 Rantau memang kita khususkan untuk jurusan yang tidak ada di Kabupaten Tapin, seperti Kecantikan, Farmasi, perawat dan kesehatan gigi. Dan untuk tahap awal hanya dua jurusan saja terlebih dahulu,” ujarnya.

Dijelaskannya juga, awalnya untuk penerimaan peserta didik baru kita rencanakan pada tahun ini, namun dikarenakan masih kurangnya kesiapan seperti waktu proses pengumuman pendaftaran, ruang kelas yang belum siap, dan infrastruktur jalan yang kurang memadai sehingga terpaksa kita tunda hingga tahun depan.

“Kita targetkan pada tahun depan untuk dua kelas atau 60 pendaftar untuk peserta didik baru,” ujarnya.

Sementara, Anggota komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Wahyudi Rahman mengatakan sejak di rencanakannya SMK Kesehatan atau saat ini disebut SMKN 2 Rantau bahwa untuk lahan dan lokasi disediakan oleh pihak pemerintah daerah sedangkan provinsi bangunan fisiknya.

“Saat ini bangunan fisik sekolah sudah selesai namun untuk infrastruktur jalan masih dilakukan proses oleh Pemerintah Daerah, berharap tahun ini sudah selesai,” harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Tapin, Irnawati mengatakan hasil keputusan bersama mengenai SMKN 2 Rantau yakni bahwa pihak pemerintah daerah akan pemenuhan sumber daya manusia seperti tenaga administrasi dan lainnya.

“Sedangkan tenaga pendidik akan disediakan oleh pihak provinsi,” ujarnya.

Sedangkan akses jalan saat ini sedang dilakukan proses peninggian, dan akan segera dilakukan pengaspalan pada tahun ini juga. Dan saat ini untuk PLN dan PDAM sudah mengalir ke sekolahan. (SB02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *