Sambut Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul Ke-19, Pj Bupati Minta Puskesmas Siaga 24 Jam

Penjabat Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin saat diwawancarai.

RANTAU, sabanua.com – Pemerintah Kabupaten Tapin bersama Relawan Tapin Sekumpul menggelar untuk menyambut jemaah Haul Abah Guru Sekumpul ke-19 (Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani), Rabu (3/1/2024).

Hal itu mengingat Tapin menjadi salah satu titik lintas para jemaah, maka segala sesuatunya perlunya kesiapan. Bahkan Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin menginstruksikan puskesmas yang masuk jalur jemaah haul untuk disiagakan.

“Sesuai hasil rapat tim relawan tadi agar nantinya di res area nanti tidak ada yang mencegat (para jemaah) dijalan. Juga harus menyediakan lahan parkir, agar nantinya tidak menumpuk dipinggir jalan, sehingga arus lalulintas tetap lancar,” ujar Pj Bupati.

“Kita juga arahkan untuk Puskesmas-puskesmas yang dilalui para jemaah untuk membuka layanan 24 jam,” lanjut Syarifuddin.

Tujuannya tidak lain agar memudahkan pelayanan emergency jika mendadak diperlukan relawan. Sehingga lebih cepat untuk ditangani dulu. “Kalau parah nanti baru di rujuk ke Rumah Sakit,” ujarnya.

Tidak hanya mempersiapkan menyambut kedatangan jemaah saja, Pemkab Tapin juga akan membuka posko untuk kepulangan para jemaah usai kegiatan Haul nantinya.

“Jadi kita akan buka dua posko, pertama simpang empat dekat Galeri Tamasa Rantau Baru dan satunya mungkin di wilayah Margasari,” pungkas Pj Bupati Tapin.

Diwartakan sebelumnya, Koordinator Relawan Tapin Sakumpul, Youse Rahman menyampaikan hingga saat ini ada sekitar 15 posko pantau, 33 pos area dan masih memungkinkan bertambah.

“Sesuai arahan relawan induk, kita juga mengharapkan adanya posko nakes yang disediakan Pemkab untuk mempermudah pelayanan,” terangnya.

Seperti tahun sebelumnya, sambung Youse, hampir di setiap rest area atau pos pantau disediakan makanan dan minuman gratis, lahan parkir, tempat istirahat, MCK, hingga tambal ban gratis.

“Kemungkinan akan bertambah lagi jumlah rest area sebelum hari pelaksanaan,” ujar pria yang akrab disapa Om kumbang ini.

Untuk jumlah relawan Abah Guru Sekumpul, lanjutnya, ada sekitar seribu personil yang tersebar di rest area ataupun pos pantau.

“Kami koordinasi lewat frekuensi dan WA group relawan Tapin Sekumpul. Kemungkinan pos area ataupun rest area sama, menjadi satu juga, menyediakan fasilitas sama,” pungkasnya.

Sebelumnya, Relawan Posko Induk Sekumpul, Abdel Rahman Ramadan mengatakan hingga saat ini belum diumumkan secara resmi kapan haul dilaksanakan.

5 Rajab (waktu kewafatan Abah Guru Sekumpul) yang menjadi patokan untuk melakukan peringatan haul di tiap tahunnya, pada 2024 bertepatan dengan Rabu 17 Januari. Sementara, peringatan haul biasanya digelar pada Minggu malam, tepatnya di saat pelaksanaan kegiatan rutin, yakni pembacaan maulid simthuddurar (maulid Habsyi). Sehingga, ada kemungkinan dimajukan ke 14 Januari atau dimundurkan ke 21 Januari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *