KNPI Tapin Siap Kawal Asta Cita, Dorong Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah

Ketua KNPI Kabupaten Tapin, Fahrin Rijali saat menerima sertifikat penghargaan dari Polres Tapin.

RANTAU, sabanua.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tapin menyatakan komitmennya mendukung implementasi Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden di daerah, Rabu (15/7/2026).

Organisasi kepemudaan tersebut siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan, khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kewirausahaan, dan pemberdayaan generasi muda.

Ketua KNPI Kabupaten Tapin, Fahrin Rijali, mengatakan Program Asta Cita memiliki arah yang positif karena memberikan perhatian terhadap pengembangan kualitas SDM, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan karakter generasi muda.

“KNPI Tapin memandang Program Asta Cita sebagai arah pembangunan yang sangat baik. Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal implementasinya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya kalangan pemuda di Kabupaten Tapin,” ujar Fahrin.

Menurutnya, sejumlah program yang telah dicanangkan pemerintah, seperti peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, pengembangan kewirausahaan, dukungan terhadap UMKM, transformasi digital, serta perluasan kesempatan kerja menjadi langkah nyata dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkarya.

Meski demikian, Fahrin menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Di antaranya pemerataan akses informasi dan pelatihan, keterbatasan lapangan kerja di daerah, hingga perlunya peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia usaha, dan masyarakat agar seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kolaborasi menjadi kunci. Tanpa sinergi yang kuat, program yang baik akan sulit memberikan dampak maksimal bagi masyarakat,” katanya.

KNPI Tapin juga berharap pemerintah semakin melibatkan organisasi kepemudaan dalam proses penyusunan maupun pelaksanaan berbagai program pembangunan. Menurut Fahrin, pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan apabila diberikan ruang dan kesempatan.

Ia juga mendorong pemerintah memperluas pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, memperkuat dukungan bagi wirausaha muda, serta memastikan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan agar seluruh pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Di akhir keterangannya, Fahrin mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia meminta masyarakat selalu memverifikasi setiap informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.

“Gunakan sumber informasi yang resmi dan terpercaya serta manfaatkan media sosial secara santun dan bertanggung jawab. Dengan begitu kita dapat menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas di Kabupaten Tapin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *