Tapin  

Hari Kartini, Perempuan Tapin Mendapatkan Penghargaan Bidang Pertanian

Hari Kartini, Perempuan Tapin Mendapatkan Penghargaan Bidang Pertanian

Rantau, Sabanua.com – Bertepatan peringatan Hari Kartini Ke 144 Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meraih penghargaan di bidang pertanian dari Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE – KIM).

Piagam penghargaan di serahkan oleh Wakil Gubernur Kasel H Muhidin didampingi Istri di terima langsung oleh Lasteri warga Desa Binderang atau Sei Impat Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hajjah Lailian Noor mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2022, dinasnya diminta untuk mengusulkan warga seorang perempuan Non ASN untuk dikusertakan sebagai kaum perempuan yang berjasa dan berprestasi untuk dimasukkan dalam penghargaan yang diadakan oleh OASE KIM.

“DP3A memilih kaum perempuan yang berjasa dan berpretasi bidang pertanian Ibu Lasteri Non ASN warga Sei Impat Desa Binderang Kec Lokpaikat pegiat pertanian Tapin yang ramah lingkungan, “ jelasnya.

Menurutnya Ibu Lasteri pegiat pertanian ramah lingkungan mendapatkan penghargaan dari OASE KIM diserahkan pada Puncak Memperingati Hari Kartini Tahun 2022.

Dengan diberikan penghargaan ini, dapat dijadikan insfirasi bagi kaum ibu-ibu yang lainnya di Tapin untuk bisa berjuang menjadikan wanita tangguh berpretasi, tidak hanya di bidang pertanian saja tetapi juga bidang-bidang lainnya seperti Kesehatan, Pendidikan, Sosial budaya dan Lingkungan hidup.

Sementara Ibu Lasteri mengaku kaget dan tidak menyangka apa yang direkomdasikan oleh DP3A untuk mendapatkan penghargaan oleh OASE KIM dapat diraih, pada kategori bidang pertanian.

“Jujur saya tidak menyangka dapat penghargaan bidang pertanian, karena memang pekerjaan saya bergelut di dunia pertanian sebagai mata pencaharian,“ ujarnya.

Memang apa yang saya lakukan di bidang pertanian yakni dalam membudidayakan tananaman pangan dan hortikultura dengan sistem ramah lingkungan dan menciptakan sendiri untuk pestisida dan pupuk tanaman.
“Untuk pemeliharaan seperti pemupukan dan pengendalian hama tanaman menggunakan pestisida yang ramah lingkungan,“ katanya.

Perempuan yang juga sebagai petani juga ikut terlibat aktif dalam Gabungan Kelompok Tani Perempuan, pengurus KTNA Tapin, Pengurus Pokja. “Jadi saya sebagai petani perempuan juga ikut aktif di berbagai pengurus kelompok tani,“ Ujarnya.

Menggeluti bidang pertanian sudah 6 tahun terakhir ini dan terus memanfatakan dalam budidaya tanaman dengan sistem ramah lingkungan tidak menggunakan bahan kimia.
Penyerahan penghargaan juga bersama dengan kaum perempuan berjasa dan berprestasi di 12 Kabupaten Kota Se Kalimantan Selatan sesuai bidang masing-masing. (SB01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *