
RANTAU, sabanua.com – DPRD Kabupaten Tapin menyatakan dukungan terhadap rencana peningkatan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) hingga 300 persen dalam Musrenbang daerah.
Ketua DPRD Tapin, Achmad Riduan Syah, menilai langkah tersebut realistis sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, seperti banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“DPRD pada prinsipnya mendukung peningkatan BTT hingga 300 persen. Ini penting mengingat tantangan iklim ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan anggaran harus diimbangi dengan pengawasan agar penanganan bencana bisa cepat dan tepat sasaran.
Selain itu, DPRD juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan normalisasi sungai yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
“Kami mendorong pembangunan jalan tematik segera direalisasikan, terutama yang menunjang kawasan Geopark Meratus dan ketahanan pangan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tapin H Yamani menyebut Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi sekaligus merumuskan solusi pembangunan daerah.
“Kita ingin program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan anggaran BTT guna mengantisipasi potensi bencana, terutama kemarau panjang.
“BTT perlu ditingkatkan agar penanganan bencana bisa lebih maksimal,” tegasnya.












