60 Karang Taruna Tapin Ikuti Bimtek Pengembangan Organisasi

 

Rantau, sabanua.com – Menjadi salah satu organisasi kepemudaan di Kabupaten Tapin. Karang Taruna telah dibekali berbagai pengetahuan dan modal sehingga dapat mandiri.

Seperti yang dilakukan oleh Dinas Sosial Tapin yang selama beberapa tahuh terakhir yang memberikan bantuan usaha Ekonomi produktif kepada 30 Karang taruna se Kabupaten Tapin.

Kali ini Dinas Sosial Kabupaten Tapin gelar bimbingan teknis kepada 60 karang taruna se Kabupaten Tapin yang dibuka secara langsung oleh Sekretaris Dinas Sosial Tapin, Hj Mila Kesuma Hindarti, Senin 12/12.

Panitia pelaksana, Rina Sari mengatakan digelarnya bimbingan teknis karang taruna Kabupaten Tapin untuk mendukung pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) pada program pengembangan potensi sumber kesejahteraan sosial.

“Adanya bimtek ini untuk menguatkan pengelolaan administrasi dan manajemen kelembagaan dan organisasi karang taruna Tapin,” Bebernya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Tapin yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Sosial, Hj Hj Mila Kesuma Hindarti mengharapkan melalui kegiatan ini nantinya karang taruna di Tapin dapat semakin profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya khususnya di masyarakat Kabupaten Tapin.

“Semoga tunas – tunas muda karang taruna ini nantinya dapat mengimplementasikan apa yang didapat dalam bimtek untuk kemajuan di desanya,” Harapnya.

Diakuinya juga, bahwa selama ini dinas sosial Tapin telah berupaya untuk memajukan kepada karang taruna Tapin, seperti memberikan pelatihan maupun usaha ekonomi produktif seperti budidaya ayam dan ikan kepada beberapa karang taruna di Tapin.

“Sejauh ini sudah ada 30 Karang taruna yang kita bantu, dan kedepannya akan terus kita galakan, sehingga Karang taruna Tapin dapat lebih berkembang,” Ujarnya.

Narasumber bimtek karang taruna, Irfan sastriani menjelaskan bahwa karang taruna memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat. Karena ini organisasi kepemudaan yang langsung dengan masyarakat.

“Karang tarunalah yang mengembangkan potensi yang ada di desanya. Karena meraka garda terdepan dari gerakan masyarakat,” Ungkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *