30 Petani Ikuti Pelatihan Penangkaran Bibit, BBPP Kementan Harapkan Petani Tanam Padi Varietas Unggulan

Penangkaran Bibit Bertujuan untuk meningkatkan produksi bibit unggul di Indonesia

 

Rantau, sabanua.com – Tingginya kebutuhan pangan khususnya beras saat ini membuat pemerintah berupaya untuk meningkatkan produksi gabah maupun beras di Indonesia.

Salah satunya dengan penyediaan bibit atau varietas unggul. dan untuk mencapai hal itu pemerintah memberikan para petani dengan berbagai pelatihan sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM pertanian sekaligus dalam jangka pendek mampu menangkarkan benih atau bibit unggul yang produktif dan berkualitas tinggi.

Atas dasar itulah Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang melaksanakan Pelatihan Penangkar Benih Padi tanggal 8 sampai dengan 12 Mei 2023 kepada 30 orang peserta se Kalimantan.

Dalam beberapa kesempatan, Menteri pertanian, Syahrul Yasin Limpo (YSL) mengakui Penggunaan benih yang bermutu merupakan salah satu upaya dalam menyampaikan tanaman adalah penggunaan benih unggul bermutu dalam konsep Sapta Usaha Pertanian menunjukkan peran benih tidak dapat diabaikan dalam peningkatan produksi pertanian.

“Benih yang bermutu tidak dapat dihasilkan tanpa melaksanakan sistem produksi yang selalu memperhatikan aspek mutu pada setiap mata rantai produksinya,” ungkapnya.

Hal yang senada di jelaskan Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menjelaskan Pentingnya dukungan Ilmu Benih mengisyaratkan perlunya peran UPT pelaksana (Balai Besar Pelatihan Pertanian/Balai Pelatihan Pertanian berkepentingan terhadap peningaktan pengetahuan dan keterampilan pelaku pertanian untuk menghasilkan pengetahuan tentang perbenihan yang benar.

“Penggunaan benih varietas unggul bersertikat yang disertai dengan penerapan teknologi lainnya, diyakini dapat berkontribusi untuk meningkatkan produktivitas, produksi dan mutu hasil,” jelasnya.

Ditegaskannya, ketersediaan benih varietas unggul bersertikat perlu terus ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan di lapangan dan mudah diakses petani.

Kepala BBPP Binuang Bambang Haryanto menyampaikan makin banyak penangkar berkualitas tentunya akan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kita ingin para petani di Kalimantan dapat menanam varietas padi unggul sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” terangnya.

Menurutnya, Benih bermutu adalah benih yang baik dan bermutu tinggi yang menjamin penanaman bagus dan hasil panen tinggi. Saat ini benih bermutu dicerminkan oleh keseragaman biji, daya tumbuh, dan tingkat kemurnian yang tinggi.

” Mengingat pentingnya arti benih maka diperlukan upaya untuk meningkatkan produksi, memperbaiki mutu, memperbaiki distribusi, meningkatkan pengawasan peredaran dan meningkatkan penggunaan benih,” pungkas Bambang

Berharap setelah adanya pelatihan penangkaran bibit ini para petani dapat mengimplementasikan apa yang didapat ke daerahnya masing – masing, sehingga tujuan kementerian pertanian RI dap at terwujud.  (JK/AG/SB02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *