PT BRE Kucurkan Rp250 Juta untuk Beasiswa Santri dan Pelajar Tapin

RANTAU, sabanua.com – Dalam komitmennya mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Tapin, PT Bhumi Rantau Energi (BRE) kembali menyalurkan bantuan beasiswa untuk santri dan pelajar.

Bantuan diberikan dalam dua program sekaligus, dengan total nilai Rp250 juta, yang disalurkan kepada santri asal Tapin yang menempuh pendidikan di Timur Tengah serta 215 siswa dari tingkat SD hingga SMA sederajat.

Bantuan untuk santri Timur Tengah sebesar Rp100 juta diserahkan langsung oleh General Manager PT BRE Joko Bagiono kepada Bupati Tapin H Yamani.

Sementara beasiswa pendidikan senilai Rp150 juta bagi 215 siswa diserahkan oleh Bupati Tapin bersama GM PT BRE pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin ke-60.

Bupati Tapin H Yamani menyampaikan apresiasinya kepada PT BRE atas kepedulian perusahaan terhadap pendidikan generasi muda Tapin—baik yang bersekolah di daerah maupun yang menuntut ilmu hingga ke Timur Tengah.

“Beasiswa ini adalah bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah dan sektor swasta untuk memastikan anak-anak kita bisa fokus belajar tanpa terbebani biaya. Semoga memotivasi mereka agar terus berprestasi dan kelak kembali ke Tapin untuk membangun daerah,” ujar Bupati Yamani.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat pendidikan agama sebagai pondasi moral.

“Para santri ini adalah calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia,” tambahnya.

Terkait beasiswa bagi 215 siswa Tapin, Bupati menilai langkah PT BRE sangat strategis dalam membantu pemerataan akses pendidikan.

“Bantuan ini sangat membantu siswa untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Semoga menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut memajukan pendidikan di Tapin,” ucapnya.

Perwakilan santri penerima beasiswa, H Muhammad Fikri Ramadhan, mengungkapkan rasa syukur dan dampak langsung bantuan tersebut.

“Beasiswa ini sangat membantu meringankan biaya pendidikan dan operasional selama kami belajar di Timur Tengah. Ini menjadi penyemangat kami untuk belajar lebih giat,” tutur Fikri.

Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak santri di masa depan.

Sementara itu, salah satu pelajar penerima beasiswa, Nur Sma Gladys dari SMAN 1 Rantau, tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya.

“Alhamdulillah, beasiswa ini sangat membantu membeli buku, alat tulis, dan seragam sekolah. Ini benar-benar meringankan beban orang tua kami,” ujarnya.

Gladys berharap bantuan pendidikan dari PT BRE dapat kembali diberikan tahun depan dengan jumlah yang lebih besar.

General Manager PT BRE Joko Bagiono menegaskan bahwa dukungan kepada sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk pemberdayaan masyarakat Tapin.

“Kami ingin hadir dan berkontribusi nyata bagi masa depan generasi Tapin. Pendidikan adalah kunci, dan perusahaan akan terus mendorong program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Joko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *